The Sequence of Vacations

Yay! Hotel di Bali sudah di tangan. Dengan membeli voucher lewat Living Social yang cukup menghemat beberapa ratus ribu rupiah, senyum saya minggu ini pun mengembang. Tidak ada lagi keraguan menginap di Hotel X tersebut, with a full package that comes with a relatively cheap price, plus Kids Club and Kids Swimming Pool provided in hotel. Pada akhirnya kami tidak terlalu peduli bahwa jarak hotel ke pantai bukan sekedar walking distance, karena kami juga akan menyewa mobil selama di sana.

Separuh tahun terakhir di 2013, agenda saya lumayan padat. Mulai dari rencana mendadak ke Bali karena suami kayaknya kangen banget ke sana, jalan-jalan ke kampung halaman saya di Bukittinggi di bulan November, dan a typical family holiday — with Dhara — di akhir tahun. We haven’t decided where to go, tapi kemungkinan besar, saya ingin ajak keluarga ke Hongkong, so that Dhara can meet the Disney’s PrincessessšŸ™‚

Dan tiba-tiba kamarin saya chatting dengan seorang sahabat, dan seketika itu pula kami merencanakan liburan berdua saja, to our dream destination: Boracay. Kami sibuk mencari tiket di website-website budget airlines, dan tiket paling murah yang saya dapatkan adalah awal April tahun depan, di angka 2,7 juta PP. To be honest, saya yang selalu menggusung prinsip budget-travel ini rasanya keberatan. Apa? dua juta lebi buat 1 orang? Dulu aja saya ke Phuket hanya bermodal 600 ribu PP, ke Kuala Lumpur 500 ribu PP, bahkan Ho Chi Minh cuma 750 ribu PP. Dua juta sekian rasanya bukan harga yang friendly apalagi tujuan kita memang backpacking. Ya, saya rindu ber-backpacking, jalan-jalan dengan satu ransel dan satu tote bag anti air serbaguna. Sesuatu yang belums sempat saya rasakan lagi sejak saya hamil di akhir 2010 lalu.

Langkah selanjutnya adalah minta ijin ke suami. Eh, gak disangka dia setuju2 aja tanpa kepingin ikut. Terlebih anak saya di bulan itu pun sudah hampir 3 tahun, jadi seharusnya udah gak masalah ditinggal selama 5 hari. Sampai detik ini saya masih dilema, antara beli tiket atau nunggu sampai ada promo tiket murahnya AA, Tiger atau CebuPacific. Tapi, apa iya bakal ada promo tiket murah ke sana? Secara dari Desember sampai May, Boracay sedang high season. Kalaupun ada tiket promo, mungkin ada untuk penerbangan tahun depannya lagi which is I cannot wait for that long.

Oh, kenapa si Boracay dengan pasir putih dan air biru beningnya itu menari-naru di pelupuk mata saya terus, sih?? I feel like they’re calling my namešŸ˜¦

Boracay_Travel_Tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s